Sejarah Desa Rantau Jaya
Desa Rantau Jaya merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Simpang Raya yang pada mulanya adalah termasuk wilayah Trasmigrasi. Penduduk Desa Rantau Jaya beasal dari daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Lombok. Yang merupakan daerah padat penduduk. Sehingga oleh pemerintah ORDE BARU dimigrasikan memalui Program Transmigrasi.
Rombongan penduduk Transmigrasi yang datang di Desa Rantau Jaya masuk pertama kali pada tanggal 01 Januari 1981 yang pada waktu itu belum menjadi Desa Devinitif. Pemerintah Desa Rantau Jaya masih di kendalikan oleh Kepala Unit Transmigrasi. Pada awalnya Desa Rantau Jaya merupakan hutan yang di penuhi oleh pohon beringin sehingga masyarakat Bersama tokoh-tokoh masyarakat memberi nama pemukiman ini dengan nama “RINGIN HARJO” dan ahirnya menjadi Desa Rantau Jaya Pada tahun 1982. Selain itu hal lain yang mendasari perubahan nama desa tersebut adalah banyaknya dukungan partai politik GOLKAR. Hal ini merupakan sebuah ungkapan terima kasih mereka kepada Pemerintah Orde Baru yang saat itu di kuasai oleh Partai Golkar. Dan di sanyilir rombongan masyarakat di Desa Rantau Jaya ini adalah ujung tombak kejayaan partai Golkar di Kecamatan Simpang Raya Pada saat itu.
Berikut daftar nama-nama kepala Desa Rantau Jaya sejak tahun 1981 adalah:
|
NO. |
NAMA KEPALA DESA |
TAHUN |
|
1. |
KUPT RAMJAM MOLOK & SAMSUDIN |
1981 – 1984 |
|
2. |
SUDIRAN (KORADES) |
1984 – 1994 |
|
3. |
SUDIRAN (Kepala Desa) |
1994 – 1999 |
|
4. |
ZAENURI |
2000 – 2010 |
|
5. |
SLAMET |
2010- 2022 |
|
6. |
ALI MUSTOFA, S.Pd |
2022-Skrg |
- Wilayah Administratif.
Desa Rantau Jaya merupakan salah satu desa pemekaran di wilayah Kecamatan SImpang Raya yang terletak +- 2 Km dari ibu kota Kecamatan, +- 140 Km dari pusat Pemerintahan Kabupaten dan +- 480 Km dari Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah. Desa rantau Jaya memiliki luas 737,798 Km2. Secara administrasif terdiri 4 dusun dan 14 RT.
Batas wilayah Administratif Desa Rantau Jaya sebagai berikut:
- Sebelah Utara : Desa Koninis
- Sebelah Timur : Desa Dowiwi
- Sebelah Selatan : Desa Gonohop
- Sebelah Barat : Desa Mantan A
- Iklim
Desa Rantau Jaya memiliki 3 musim yaitu musim penghujan, musim kemarau dan musim pancaroba. Musim hujan terjai antara bulan mei sampao dengan bulan agustus, dan musim paca roba antara bulan September sampai dengan bulan desember serta musim kemarau terjadi antara bulan Januari sampai April. Curah hujan rata-rata 1880 mm/thn, sementara udara rata-rata 32 OC.
- Topografi
Wilayah Desa Rantau Jaya mempunyai ketinggian 40 mdl dari permukaan laut, dengan bentuk permukaan tanah:
- Dataran : 80%
- Perbukitan : 20 %
- Pengunungan : 0 %
2.1.2 Aspek Demografi
Secara umum Kondisi sosial Budaya Desa dapat dilihat dari beberapa faktor diantaranya:
- Kondisi Demografis/Kependudukan,
berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Banggai pada tahun 2022 jumlah Penduduk Desa Rantau Jaya, berjenis Kelamin Laki laki = 1.051 Jiwa, berjenis Kelamin Perempuan = 897 Jiwa. Data ini akan selalu berubah setiap tahun karena pendataan/updating akan dilaksanakan setiap 1 (satu) tahun sekali, semua kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh RT/RW yang ada di Desa Rantau Jaya.
Tabel 1.1
Jumlah Penduduk Berdasarkan Jumlah Jenis Kelamin
|
No. |
Jenis Kelamin |
Jumlah |
Prosentase (%) |
|
1. |
Laki-laki |
1.051 |
53,00% |
|
2. |
Perempuan |
897 |
47,00% |
|
Total |
1.948 |
100,00% |
|
Sumber : Data Pemdes Rantau Jaya.
Tabel 1.2
Jumlah Penduduk Berdasarkan Struktur Usia
|
No. |
Usia (Tahun) |
Laki-laki |
Perempuan |
Jumlah |
Prosentase |
|
1. |
0-15 |
497 |
366 |
863 |
00,00% |
|
2. |
16-65 |
553 |
530 |
1083 |
00,00% |
|
3. |
65-Keatas |
..... |
..... |
101 |
00,00% |
|
Jumlah |
...... |
...... |
...... |
00,00% |
|
Sumber : Data Pemdes Rantau Jaya.
- Sumber Daya Desa
2.2.1 Kondisi SUmber Daya Manuasia
- Kesehatan
salah satu kunci keberhasilan pembangunan suatu Desa itu berhasil adalah dibidang kesehatan, jika hal kesehatan masyarakat terjamin dan pemenuhan hak hak dasar manusia dibidang kesehatan terpenuhi, maka pembangunan yang direncanakan dan akan dilaksanakan oleh pemerintah Desa akan berhasil. Dalam hal menunjang kesehatan masyarakat perlu didukung dengan sarana kesehatan yang memadai, dengan 1 (satu) Polindes yang didukung oleh Bidan Desa dan Perawat Desa, dirasa sangat tidak maksimal untuk pelayanan kesehatan dengan desa seluas desa 440 Ha, untuk itu pada RPJM Desa tahun 2022 – 2028, menjadi skala prioritas pembangunan fasilitas kesehatan, meskipun tidak menjadi skala Prioritas Desa akan tetapi menjadi skala prioritas yang akan diusulkan dalam musrenbang kecamatan. Dengan 10 (sepuluh) Posyandu balita dan 4 (empat) Posyandu lansia yang ada di desa Rantau Jaya untuk bisanya memfasilitasi dan menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan balita yang ada di desa Rantau Jaya Suatu keuntungan letak Desa Rantau Jaya yang berdekatan dengan Puskesmas Kecamatan Simpang Raya.
- Pendidikan
Sektor Pendidikan adalah hal penting dan menjadi indakator suatu keberhasilan Desa dan bidang pendidikan menjadi tolak ukur tingkat kesejahteraan masyarakat suatu desa. Dengan pendidikan yang tinggi akan mendongkrak tingkat kecakapan seseorang yang dapat mendorong munculnya keterampilan dan kreatifitas untuk menjadi lebih berkembang berwirausaha. Jika itu berhasil akan muncul lapangan lapangan pekerjaan yang baru, sehingga masalah pengangguran akan teratasi dengan sendirinya. Dalam era digitalisasi pada saat ini, maka dengan pendidikan yang baik, masyarakat akan lebih mudah untuk menerima informasi informasi yang menunjang untuk lebih berkreatiftas.
Tabel 3.1
Jumlah Penduduk Tamat sekolah berdasarkan tingkat pendidikan
|
No. |
Pendidikan |
Jumlah |
Prosentase |
||||
|
1. |
Tidak / Belum Sekolah |
347 |
18% |
|
|||
|
2. |
Belum Tamat SD/Sederajat |
203 |
10% |
|
|||
|
3. |
Tamat SD/ Sederajat |
867 |
44% |
|
|||
|
4. |
SLTP/Sederajat |
252 |
13% |
|
|||
|
5. |
SLTA / Sederajat |
246 |
12% |
|
|||
|
6. |
Diploma I / II |
8 |
0% |
|
|||
|
7. |
Akademi/ Diploma III/S. Muda |
4 |
0% |
|
|||
|
8. |
Diploma IV/ Strata I |
47 |
2% |
|
|||
|
9. |
Strata II |
0 |
0% |
|
|||
|
10. |
Strata III |
0 |
0% |
|
|||
|
JUMLAH |
1974 |
100,00% |
|
||||
Sumber : Data Pemdes Tahun 2022
- Kesejateraan Masyarakat,
dengan berkembangnya jumlah penduduk di desa Rantau jaya, secara otomatis dituntut bagaimana terpenuhinya kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan. Pada Kondisi ekonomi yang sedang terpuruk akibat dari Pandemi Covid 19, maka pemerintah mengambil langkah secara sistematis dengan memberikan stimulan berupa bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat dan Program – program yang sudah ada lebih ditingkatkan, seperti BSP, PKH, dll dan Dalam hal ini, melalui Dana Desa, Pemerintah Desa juga melaksanakan kegiatan yang sama dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT DD) dengan besaran mengikuti regulasi yang ada. Dengan adanya bantuan tersebut harapan masyarakat bisa segera pulih tingkat perekonomiannya.
- Agama,
dalam perspektif agama, masyarakat di desa .Rantau Jaya termasuk masyarakat yang homogen, hal ini di buktikan bahwasanya masyarakat desa Rantau Jaya mayoritas beragama Islam. Tingkat kemayoritasan agama Islam di desa Rantau Jaya sangat dipengaruhi oleh Kultur yang sudah lama ada di desa Rantau Jaya, selain itu pegangan agama ini diakibatkan oleh hubungan kekeluargaan dan kekerabatan yang ada dari dulu sampai sekarang.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin